Tips Cara menjadi Dropshipper

√Panduan LENGKAP, Cara Menjadi Dropshipper Pemula Sukses

 √Panduan LENGKAP, Cara Menjadi Dropshipper Pemula Sukses

Cara menjadi Dropshipper

Cara menjadi dropshipper. – Sekarang ini proses jual beli sedang berkembang seiring naiknya kebutuhan masyarakat. Di iringi dengan teknologi digital yang terus mengalami perkembangan dan berdampak kepada pertumbuhan e-commerce. Di zaman modern saat ini terdapat bentuk bisnis baru yang dinamakan dropshipping.

Cara menjadi dropshipper terbilang mudah, peluang bisnis dropship memberikan kamu kesempatan untuk memulai bisnis tanpa mengeluarkan modal yang besar. Modal yang dibutuhkan untuk memulainya terbilang kecil dibandingkan dengan bisnis lainnya.

Sistem dropship juga terbilang mudah, Anda tidak perlu membeli stok barang yang akan dijual, tidak perlu menyimpan stok barang, dan tidak perlu menangani soal pengemasan serta pengiriman pesanan ke konsumen.

Pengertian

Dropshipper adalah seorang penghubung antara pembeli dengan pemasok/supplier. Sementara dropshipping adalah suatu aktivitas bisnis penjualan produk, tanpa harus memiliki produk apapun. Proses jual beli tanpa membeli barang dari pemasok akan dilakukan oleh dropshipper, kemudian ia akan mempromosikan kepada konsumen yang menjadi targetnya. Keuntungan yang diperoleh adalah hasil dari kesepakatan antara supplier dan dropshipper. Saat ini banyak yang melakukan penjualan produk dengan system dropship, cara tersebut terbilang ampuh untuk memasarkan dan memperluas jangkauan bisnis yang kurang menjanjikan. Data pada tahun 2017 menyebutkan sebanyak 23 persen penjualan online skala global menggunakan system dropshipping.

Dropship merupakan suatu metode bisnis yang mengutamakan pemasaran secara online, sehingga para pelaku bisnis tidak perlu memikirkan tempat untuk menyimpan stok produk penjualannya.

Cara Kerja Dropshipper

Cara menjadi dropshipper sukses

Ada pun cara kerja dropshipper sebagai berikut :

  1. Melakukan kerja sama dengan supplier
  2. Menentukan harga yang telah disepakati
  3. Memasarkan produk supplier
  4. Pelanggan membeli produk & pembayaran kepada Anda. (missal 50.000)
  5. Kemudian anda meneruskan pesanan pembeli ke supplier beserta informasi alamat konsumen dan melakukan pembayaran(40.000)
  6. Supplier akan mengirim produk ke pelanggan.
  7. Anda menerima keuntungan. (10.000)

Tips Cara Menjadi Dropshipper Sukses

1. Tentukan jenis produk dijual

Fokuslah untuk menjual satu niche produk terlebih dahulu, tujuannya agar toko anda memiliki ciri khas yang dengan mudah dikenali oleh pembeli.

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan dalam menentukan jenis produk yang akan dijual:

  • Carilah Produk yang saat ini sedang banyak dibutuhkan dan dicari orang.
  • Cari informasi apakah produk yang akan dijual dapat mendatangkan keuntungan atau tidak.
  • Carilah produk dengan ongkir yang rendah. Karena dengan memiliki ongkos kirim yang mahal bisa bikin menurunkan daya tarik konsumen untuk membeli produk tersebut.

2. Analisis pesaing

Perhatikan bagaimana cara pesaing anda memasarkan produk mereka, metode apa saja yang mereka gunakan, cara mereka menjangkau target market, seperti apa situs online jualan mereka, dan hal lainnya. Kalian bisa gunakan prinsip bisnis ATM atau amati, tiru, dan modifikasi ketika menganalisa pesaing. Anda bisa menambahkan sedikit banyak modifikasi dari hasil pengamatan anda tersebut.

3. Melakukan Analisis Pasar

Cari tahu karakter konsumen serta minat dan temukan juga pola komunikasi yang cocok untuk mereka. Kemudian tentukan strategi penjualan yang tepat, carilah kelebihan maupun kelemahan dari strategi pemasaran tersebut.

4. Pilih Supplier atau Pemasok Barang yang Tepat dan Terpercaya

Supplier yang akan Anda pilih menjadi penentu keberhasilan bisnis dropship Anda kedepannya. Pastikan bahwa supplier merupakan perusahaan yang terpercaya dan memiliki Riwayat yang baik untuk menjalankan bisnis dengan cara yang jujur. Pilihlah supplier yang akan menawarkan harga sesuai dengan target pasar. Supplier yang menawarkan harga produk yang murah merupakan suatu keuntungan bagi kita, karena nantinya dropshiper dapat menaikan harga yang lebih tinggi dari harga.

Ada Beberapa hal yang bisa kamu perhatikan dari memilih supplier:

  • Sudah berapa lama supplier tersebut dalam beroperasi
  • Berapa banyak produk yang sukses terjual
  • Harga barang, metode pembayaran, sistem refund, serta cara pengiriman
  • Bagaimana review dari konsumen
  • Berapa banyak pengikutnya
  • Bandingkan foto produk dengan real produk yang dijual.

5. Metode Pembayaran

Selanjutnya adalah mengatur metode pembayaran yang aman dan mudah bagi konsumen. Misalnya gunakan system payment gateway di online shope kamu. Sebelumya Lakukan riset dan cari tahu juga harga yang ditetapkan oleh para kompetitor yang memang menjual produk sama dengan Anda.

6. Buat Brand Toko Online Sendiri

mulailah membangun online shope anda, tujuannya supaya jangkauan pasar bisa lebih luas. Sama seperti toko online penjual pada umumnya. Online shope ini nantinya akan berisi foto-foto produk yang kamu jual. Banyak e-commerce yang menyediakan kemudahan untuk anda apabila ingin membuka toko onlinenya di e-commerce. Tentukan juga brand yang nantinya akan menjadi identitas untuk toko kamu, disarankan sesuai dengan produk seperti apa yang dijual di toko online anda.

7. Pemasaran Pada Sosial Media Toko Online

Maksumalkan penjualan melalui sosial media sebagai salah satu media pemasaran online selain melalui e-commerce. Banyak fitur yang disediakan oleh sosial media tersebut yang bisa anda gunakan dalam pemasaran. Ditambah Aktiflah dalam melakukan interaksi dengan para pengikut di media sosial. Hal ini karena dengan anda aktif berinteraksi, maka penjual akan mendapatkan informasi mengenai karakteristik konsumen, kritik serta saran maupun hal-hal penting yang dapat meningkatkan penjualan.

8. Jual Produk Melalui Marketplace

Anda juga bisa memakai cara menjadi dropshipper marketplace. Ada Beberapa marketplace e-commerce di Indonesia, seperti Shopee, yang menyediakan fitur menjadi dropshipper.

9. Promosikan Produk

Melakukan promosi merupakan salah satu strategi yang sangat umum dan lazim digunakan agar mendorong peningkatan penjualan produk. Anda bisa promosikan produk lewat berbagai platform yang ada, seperti Instagram, TikTok, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Anda juga bisa memasang iklan di berbagai media sosial. Disarankan untuk menyertakan foto produk yang jelas serta detail, tujuannya agar calon konsumen lebih mudah melihat atau menggambarkan produk asli dengan yang ada di foto. Anda juga bisa memberikan diskon kepada konsumen yang menjadi pelanggan setia produk anda.

Kelebihan Menjadi Dropshipper

1. Memiliki Resiko Bisnis yang Rendah

Salah satu keuntungan menjadi dropshipper adalah risiko yang dapat muncul cukup rendah. Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan adalah Anda harus memilih supplier yang tepercaya, Anda harus memastikan ketersediaan produk, kondisi kondisi, waktu, dan cara pengiriman produk ke konsumen.

2. Banyak Pilihan Produk

Banyaknya pilihan produk yang bisa anda jual menjadi keuntungan tersendiri buat anda. Anda tidak perlu menyetok barang, dan bisa langsung menjual banyak jenis produk kepada konsumen.

3. Modal Usaha Kecil

Karena tidak perlu membeli produk terlebih dahulu, membuat modal yang dibutuhkan tidak besar. Ditambah biaya operasional kecil, karena tidak perlu membayar karyawan.Biaya yang perlu anda pikirkan adalah seberapa besar menetapkan margin keuntungan dari harga yang telah ditentukan supplier.

4. Cukup Mudah untuk Pemula

Dengan menggunakan gadget dan koneksi internet yang stabil, anda sudah bisa untuk memulai bisnis dropship.

5. Fleksibel

Anda juga bisa bekerja di mana saja, Karena bisnis ini dapat dilakukan melalui gadget anda dan tidak memakan banyak waktu.

Kekurangan Dropshipper

1. Persaingan Ketat

Anda harus tampil beda dari yang lain, karena banyaknya orang yang menjalankan bisnis dropship.

2. Keuntungan Kecil

Persaingan di bisnis dropshipping sangat populer karena untuk memulainya tidak membutuhkan banyak modal. Anda harus menetapkan margin serendah mungkin untuk menarik calon konsumen.

3. Supplier yang Bermasalah

Supplier adalah inti dari bisnis dropship, jadi bijaklah dalam memilih mitra bisnis dan bangunlah hubungan yang baik. Bisnis anda bisa mengalami kegagalan akibat salah memilih supplier yang tidak berkualitas.

4. Masalah Inventaris

Anda harus memastikan ketersediaan produk kepada supplier sesuai dengan jumlah produk yang ada di toko anda. Produk yang anda butuhkan namun tidak tersedia akan berimbas pada konsumen yang mungkin akan pergi ke competitor anda.

Dropshipping bisa menjadi peluang bisnis yang bagus jika diterapkan dengan benar. Dengan beberapa perencanaan dan pertimbangan yang cermat, Anda bisa menghadapi rintangan menjadi dropshipper dalam membangun bisnis yang menguntungkan. Itulah beberapa panduan cara menjadi dropshipper sukses. Semoga informasi yang kami sajikan dapat bermanfaat.

2 komentar untuk “√Panduan LENGKAP, Cara Menjadi Dropshipper Pemula Sukses”

  1. Pingback: √Mengenal Break Event Point Suatu Bisnis, Pemula Wajib Tahu !!

Tinggalkan Balasan